KONSEP PEMBELAJARAN PAI



PENDAHULUAN
Pendidikan Agama Islam merupakan kebutuhan manusia yang selalu mengikuti perkembangan jaman, majunya dunia pendidikan mempengaruhi perubahan di masyarakat. Salah satu sistem penting dari proses pendidikan adalah prosedur pengajaran. Dan prosedur pengajaran mempunyai banyak sub sistem yaitu belajar dan motivasi, prinsip pengajaran, pengajaran konsep, pengajaran ketrampilan, pembelajaran kreativitas  seorang pendidik terletak tanggung jawab yang amat besar dalam upaya mengantarkan peserta didik. Peserta didik kearah yang lebih nyaman dalam melakukan proses belajar. Berdasarkan latar belakang tersebut perlu kiranya merumuskan masalah sebagai pijakan untuk terfokusnya kajian masalah ini. Dsini saya akan menuraikan salah satu model dalam pembelajaran yaitu ADDIE Model melalui 5 tahapan; Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Model ADDIE adalah salah satu model desain sistem pembelajaran yang memperlihatkan tahapan dasar sistem pembelajaran yang mudah untuk dilakukan.
Metode pemecahan masalah yang dilakukaan melalui studi literatur atau metode kajian pustaka, yaitu dengan menggunakan beberapaa referensi buku atau dengan referensi lainnya yang merujuk pada permasalahan yang dibahas. Langkah- langkah pemecahan masalahnya dimulai dengan menentukan masalah yang akan dibahas dengan melakukan perumusan masalah, melakukan langkah-langkah pengajian masalah, penetuan tujuan dan sasaran, perumusan jawaban permasalahan dari berbagai sumber dan penyintesisan serta pengorganisasian jawaban permasalahan. 

METODE PENELITIAN
Untuk merealisasikan Model ADDIE dalam pembelajaran agama islam melalui lima fase, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi yang dinamis.Tahapan dari Model ADDIE diimplementasikan sebagai berikut:
Analisis
Dalam tahapan ini, kegiatan utama adalah menganalisis perlunya pengembangan bahan ajar dalam tujuan pembelajaran, beberapa analisis yang dilakukan adalah sebagai berikut:
  1. Analisis Siswa: Dalam tahapan ini, mulai menganalisa dari para siswa yang belum lancar membaca al qur’an dan yang belum mengenal bahasaArab, mengingat point tersebut sangat menunjang dalam pembelajaran agama Islam, ini merupakan masalah dasar yang dihadapi dalam pembelajaran. Analisis siswa merupakan telaah karakteristiksiswa berdasarkan pengetahuan, keterampilan dan perkembangannya.
Analisis ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa yang beragam. Hasil analisis siswa berkenaan dalam pembelajaran. Beberapa poin yang perlu didapatkan dalam tahapan ini diantaranya: 
  1. Karakteristik siswa berkenaan dengan pembelajaran sperti Aqidah dan akhlaqnya, 
  2. Pengetahuan dan ketrampilan yang telah dimiliki siswa seperti membaca Al Qur’an dan lancar berbahasa Arab,
  3. Kemampuan berpikir atau kompetensi yang perlu dimiliki siswa dalam menyerap pembelajaran, 
  4. Menyediakan Al Quran dan buku-buku bahasa Arab atau Fiqih sebagai bahan ajar. 
Analisis tujuan pembelajaran: membuat target waktu tertentu untuk siswa dapat membaca Al Qur’an atau lancar berbahasa Arab. Pada tahap ini, ada berapa poin yang perlu didapatkan diantaranya: 
80% para siswa lancar membaca Aquran dan lancar berbahasa Arab dalam waktu satu tahun
Ketercapaian tujuan pembelajaran. Mengembangkan sistem pengajaran yang sudah diterapkan.
  1. Desain
Tahapan desain meliputi beberapa perencanaan pengembangan bahan ajar diantaranya meliputi beberapa kegiatan sebagai berikut:
  1. membiasakan membaca Al Quran secara berjamaah setiap pagi atau sebelum memulai pelajaran lainnya.
  2. siswa yang belum lancar membaca Al Quran mendapat perhatian khusus untuk lebih intens dalam pengajran
  3. MenyediakanAl Quran terjemahan agar mudah dimengerti dan difahami oleh para Siswa
  1. Pengembangan
Pengenbangan dalam Model ADDIE berisi kegiatan realisasi rancangan produk dalam hal ini adalah bahan ajar.
Selain menyediakan Al Quran juga menyediakan buku-buku bahnan untuk latihan siswa
Memilih buku terbaik agar mudah difahami dalam mengerjakan latihan 
  1. Implementasi
Memperaktekan di depan kelas sepeti membaca Al Quran atau pidato bernahasa Arab
  1. Membimbing siswa untuk lancar membaca Al Quran dan bicara Bahasa Arab,
  2. Memastikan bahwa pada akhir pembelajaran, kemampuan siswa meningkat.
  1. Evaluasi
Mengevaluasi setiap selesai pembelajaran kemudian mingguan dan bulanan, baik terhadap bahan ajar dalam hal ini buku-buku atau pun para siswa dalam menyerap pelajaran. Kemudian revisi dibuat sesuai dengan hasil evalusi atau kebutuhan yang belum dapat dipenuhi oleh tujuan pengembangan bahan ajar. Evaluasi terhadap pengembangan bahan ajar dalam pembelajaran bertujuan untuk mengetahui beberapa hal, yaitu : 
  1. Sikap siswa terhadap kegiatan pembelajaran secara keseluruhan,
  2. Peningkatan kemampuan siswa yang merupakan dampak dari keikutsertaan dalam kegiatan pembelajaran,
  3. Keuntungan yang dirasakan oleh sekolah akibat adanya peningkatan kompetensi siswa melalui kegiatan pengembangan bahan ajar dalam pembelajaran .



Comments